5 Hal yang Diinginkan Konsumen




5 Hal yang Diinginkan Konsumen
5 Hal yang Diinginkan Konsumen - Tidak diragukan lagi bahwa manusia membutuhkan segala hal seperti air, makanan, keamanan, dan teman untuk bertahan hidup. Tapi, kenyataannya keinginan cenderung lebih mendorong keputusan seseorang dibanding dengan kebutuhan.

Misalnya, kebanyakan dari kita sudah memiliki apa yang kita butuhkan untuk hidup. Tapi, kita masih menginginkan hal lain seperti kenyamanan, pakaian bagus, dan sebagainya.

Oleh karena itu, penting bagi para pemasar untuk mengetahui apa saja sebenarnya keinginan para konsumen. Nah, berikut 5 hal dasar yang umumnya diinginkan konsumen.

1.  Kemudahan. Hidup bisa begitu sulit atau setidaknya kurang nyaman. Ketika sebuah produk atau layanan menawarkan sesuatu yang bisa membuat hidup lebih mudah, kita sebagai para pelanggan tentu tertarik.

Misalnya, bagi orang-orang yang sibuk dan tak sempat memasak makan malam, tentu sebuah restoran menjadi kemudahan tersendiri untuk mendapatkan makanan.

2. Kenyamanan fisik. Handuk hangat setelah mandi atau sepasang sandal rumah terkadang menjadi solusi sempurna ketika tubuh menginginkan kenyamanan.

Kenyataannya tubuh manusia dapat menangani kondisi lingkungan yang sangat keras. Tapi, tentu kenyamanan fisik bagi sebagian orang menjadi sebuah kebutuhan sebagai cara memberi penghargaan bagi diri sendiri.

3. Stimulasi mental. Otak adalah organ yang luar biasa dan kita memberi makan otak kita dengan hiburan, permainan, pertunjukan seni, dan berjam-jam Sudoku. Hal-hal tersebut menjadi sesuatu yang bisa memecahkan kondisi monoton atau kebosanan kita.

Kita mungkin bisa saja bekerja terus setiap hari dalam setahun, tapi tentu akan lebih nikmat jika kita sesekali melakukan aktivitas yang berbeda sebagai hiburan.

4. Penguatan identitas. Kita bisa tetap hidup hanya dengan memakai pakaian biasa. Itu yang kita sebut dengan kebutuhan. Namun, sebagian orang menginginkan merek pakaian tertentu, mobil tertentu, atau produk lainnya dalam rangka menguatkan identitas diri mereka.

5. Pengakuan sosial. Citra diri tidak hidup di ruang hampa. Tentu kita ingin orang lain mengakui imaji mengenai diri kita. Para pelanggan ingin layanan atau produk yang bisa membuat dirinya diakui secara sosial. Misalnya, seseorang mengetahui dirinya diakui pintar karena ia mendapatkan ijazah sarjana dan transkrip nilai yang indah dari institusi pendidikan yang terpercaya.



Komentar Anda


Komponen Penting untuk Blog Jualan Online




Komponen Penting untuk Blog Jualan Online
Komponen Penting untuk Blog Jualan Online - Tempat untuk berjualan online cukup mudah ditemukan di dunia maya. Salah satunya adalah blogging site seperti blogspot dan wordpress. Agar produk mudah ditemukan oleh calon pembeli, penjual perlu mencantumkan komponen berikut pada blogging site yang didedikasikan khusus untuk berjualan online.

Tampilan blogging site yang minimalis tapi informatif akan membuat calon pembeli betah mengeksplorasi produk-produk yang disediakan oleh penjual. Templates blog untuk berjualan online kini mudah didapatkan. Cukup banyak blogger yang berbagi template secara gratis berikut tutorialnya. Walaupun begitu, penjual tetap perlu memperhatikan hal-hal apa saja yang wajib hadir di blog jualannya.

    Nama, Logo, dan Tagline Toko
    Nama toko online berfungsi sebagai identitas. Oleh karena itu, penjual perlu mencari nama toko yang mencerminkan barang-barang apa saja yang ia jual. Penjual juga bisa menjadikan nama tersebut sebagai alamat blog jualannya agar calon pembeli lebih mudah menemukan dan mengingat toko online tersebut.

    Nama toko sebaiknya diletakkan di bagian paling atas setiap halaman blog jualan. Supaya pengunjung selalu mengetahui di toko mana yang sedang ia kunjungi. Penjual juga sebaiknya memilih ukuran font yang besar untuk nama toko. Setidaknya, lebih besar dibandingkan ukuran font untuk general text pada blog tersebut.

    Agar bagian header ini tidak hambar, penjual bisa menambahkan visualisasi dari toko online-nya berupa logo. Selain itu, ia bisa menambahkan tagline dari tokonya supaya terlihat lebih menarik.

    “Selamat datang!”

    Pada halaman utama atau landing page blog jualan, penjual juga sebaiknya mencantumkan pesan yang berfungsi untuk menyambut pengunjung di toko online. Misalnya, kalimat sapaan seperti “Selamat datang di Toko 123!”.

    Selain kalimat tersebut, penjual juga bisa menambahkan beberapa kalimat yang berfungsi untuk memperkenalkan tokonya kepada pengunjung. Di kalimat ini, penjual bisa menuliskan hal-hal apa atau barang apa yang bisa ditemukan oleh pengunjung di blog jualan tersebut.

    Produk yang Ada

    Supaya pengunjung lebih mengenal tokonya, penjual perlu ‘memamerkan’ produk-produk yang dijual dalam bentuk foto. Foto produk ini perlu ditemani dengan nama produk dan juga harganya. Jika pengunjung ingin mengetahui informasi yang lebih rinci, ia bisa meng-click foto tersebut.

    Selain itu, penjual sebaiknya menampilkan produk-produk yang paling baru di bagian ini.

    Kategori Produk

    Penjual juga perlu membuat beberapa kategori produk agar calon pembeli tidak tersesat di blog jualan. Tidak ada batasan jumlah kategori produk yang sahih untuk sebuah blog jualan. Jumlah kategori tergantung kebutuhan penjual. Namun, semakin banyak kategori produk yang dimiliki oleh penjual, calon pembeli juga akan semakin percaya.

    Produk Terpopuler dan Rekomendasi

    Pengunjung terkadang ingin mengetahui barang apa yang menjadi keunggulan dari toko online tersebut. Oleh karena itu, penjual perlu memperlihatkan kepada pengunjung barang-barang yang paling diminati oleh pembeli-pembeli sebelumnya.

    Rekomendasi atau kolom testimoni juga perlu ditampilkan supaya pengunjung merasa ia mengunjungi toko yang tepat. Testimoni ini bisa didapatkan dari pembeli-pembeli terdahulu yang pernah melakukan transaksi dengan penjual.

    Pilihan Pembayaran

    Informasi mengenai tata cara pemesanan dan alternatif atau jenis pembayaran merupakan hal yang cukup krusial. Oleh karena itu, informasi ini harus selalu ada di setiap halaman blog jualan. Penjual bisa mencantumkan logo alat pembayaran maupun bank yang menerima pembayaran dari transaksi pembelian.

    Pilihan Pengiriman Barang

    Informasi mengenai jenis jasa pengiriman apa yang dimiliki oleh penjual juga perlu disampaikan kepada calon pembeli. Hal ini dilakukan supaya calon pembeli mengerti dan memahami sistem jasa kurir yang dipilih oleh penjual.

    Tempat Berinteraksi

    Segala informasi yang ada di toko online tentu bersifat satu arah. Artinya, informasi tersebut hanya diberikan melalui satu corong, yakni penjual. Untuk memfasilitasi pertanyaan dari calon pembeli, penjual perlu menyediakan sarana interaksi. Mulai dari layanan chat hingga informasi kontak penjual yang bisa diakses oleh calon pembeli. Misalnya, nomor telepon, alamat email, username Twitter, akun Facebook, sampai pin Blackberry Messenger.

    Kolom Pencarian

    Penjual juga perlu menyediakan kolom pencarian di blog jualan untuk mengakomodasi para calon pembeli yang ingin cepat menemukan barang yang dicari.

    Alamat Toko

    Jika penjual memiliki toko offline, sebaiknya ia menuliskan alamat toko tersebut di bagian informasi kontak. Banyak calon pembeli yang ingin membuktikan dan melihat secara langsung barang yang akan ia beli.

    Konten Berkualitas

    Salah satu cara supaya seorang penjual dianggap sebagai penjual kredibel adalah memproduksi konten-konten yang berkualitas. Konten-konten seperti ini memiliki daya pikat yang sangat tinggi. Sehingga bisa berguna sebagai alat pemancing pelanggan loyal. Contoh-contoh konten yang bisa diproduksi oleh penjual di blog jualannya adalah tulisan, foto, dan juga video yang memuat informasi terkait produk yang dijual. Misalnya, penjual baju batik memproduksi tulisan atau video tentang cara membuat motif batik yang sederhana.



Komentar Anda


7 Keuntungan Memiliki Fanpage Facebook untuk Bisnis Online




7 Keuntungan Memiliki Fanpage Facebook untuk Bisnis Online
7 Keuntungan Memiliki Fanpage Facebook untuk Bisnis Online - Banyak orang menggunakan media sosial Facebook untuk berbisnis, bahkan sebelum Facebook sendiri menciptakan fitur fanpage. Para seller membuat akun Facebook tersendiri dengan mengatasnamakan merek bisnisnya. Sejak fitur fanpage Facebook dibuat, banyak seller kemudian lebih memilih untuk membuat fanpage merek bisnisnya ketimbang membuat akun. Para pengguna Facebook pun hanya tinggal nge-like fanpage tersebut, tanpa perlu berteman dengan akun merek bisnis.

Konsultan media sosial Stephanie Frasco mengatakan, sedikitnya ada 7 keuntungan yang diperoleh seller jika menggunakan fanpage di Facebook untuk berbisnis.


  • Jumlah fans yang tidak terbatas. Dengan membuat fanpage merek bisnis, seller bisa memperoleh jumlah fans sebanyak-banyaknya, tanpa batasan. Lain halnya jika seller membuat akun Facebook untuk berbisnis. Satu akun maksimal hanya bisa berteman dengan 5000 orang.
  • Memisahkan konten bisnis dan konten personal. Banyak seller yang tidak mau repot membuat fanpage bisnisnya, sehingga mencampuradukkan informasi produk dalam akun Facebook personal yang dimilikinya. Fanpage membuat seller memisahkan antara konten untuk berbisnis dan konten kehidupan pribadinya.
  • Ter-index search engine. Fanpage Facebook sudah ter-index atau terdaftar dalam search engine. Oleh karena itu, merek bisnis yang memiliki fanpage akan lebih mudah ditemukan dalam search engine oleh buyer.
  • Siapapun bisa men-tag. Dengan membuat fanpage, semua pengguna Facebook bisa men-tag merek bisnis milik seller. Hal ini tidak bisa dilakukan jika seller menggunakan akun Facebook. Hanya orang-orang yang berteman dengan akun itulah yang bisa men-tag merek bisnis seller.
  • Kesan profesional. Seller yang memiliki fanpage akan menimbulkan kesan profesional, ketimbang seller yang menggunakan akun untuk berbisnis. Banyak pengguna Facebook yang malas berteman dengan akun merek bisnis. Maka dari itu, seller lebih baik membuat fanpage daripada akun untuk bisnisnya.
  • Tampil di newsfeed milik buyer. Semua posting yang dilakukan seller melalui fanpage akan muncul dalam newsfeed. Buyer hanya perlu nge-like sebuah fanpage dan untuk seterusnya, ia akan mendapatkan up-date setiap posting yang dilakukan seller melalui fanpage-nya. Inilah yang disebut dengan newsfeed marketing, yaitu pemasaran produk seller melalui newsfeed milik buyer.
  • Fitur check-in. Pengguna Facebook bisa men-tag merek bisnis yang memiliki fanpage, saat mereka hendak check-in di lokasi tertentu. Hal ini tidak bisa dilakukan jika seller menggunakan akun Facebook untuk merek bisnisnya.





Komentar Anda


Trik Cara Mendapatkan Konsumen yang Setia




Trik Cara Mendapatkan Konsumen yang Setia
Trik Cara Mendapatkan Konsumen yang Setia-Salah satu ‘harta karun’ bagi penjual online adalah para pembeli yang sudah percaya terhadap produk yang dijual dan tak ragu untuk melakukan pembelian berikutnya. Pelanggan loyal seperti ini bisa menjadi dinamo bagi keberlangsungan sebuah bisnis online. Selain itu, konsumen yang setia punya kemampuan penyebaran informasi dengan teknik word of mouth.

Penulis buku “Seven Power Strategies for Building Customer Loyalty”, Paul Timm, melakukan penelitian selama bertahun-tahun untuk menemukan jawaban dari pertanyaan “Hal apa yang menyebabkan pelanggan kabur?”. Hasil penemuannya menyatakan, ada tiga hal besar yang patut diperhatikan oleh penjual, termasuk pemilik toko online.

Value

Seseorang mau melakukan pembelian karena ada nilai yang bisa ia dapatkan dari transaksi tersebut. Misalnya, dengan uang 150 ribu rupiah, pembeli bisa mendapatkan satu buku tentang entrepreneurship. Dari 150 ribu itu, ia bisa menambah pengetahuannya di bidang kewirausahaan. Nilai yang ia anggap unggul dari buku yang ia beli adalah pengetahuan tersebut.

Timm menemukan, barang yang berkualitas rendah juga akan mengurangi value yang bisa didapatkan oleh seorang pembeli. Oleh karena itu, penjual sebaiknya selalu memeriksa setiap produk yang akan dijual. Sesuaikan juga pernyataan pada saat berpromosi dengan keadaan produknya. Misalnya, ada seorang seller yang menjual ponsel bekas yang casing-nya sudah retak di bagian belakang. Ia harus menyebutkan kondisi tersebut pada iklan atau deskripsi barang. Sehingga, pembeli tahu dan ekspektasi yang muncul di benaknya sama dengan kondisi barang yang ada.

Sistem

Pembeli selalu ingin mendapatkan pelayanan terbaik, termasuk sistem transaksi jual beli yang harus ia lakukan. Jika transaksi tersebut berbelit-belit dan value dari produk yang dibeli tak terlalu besar, dapat dipastikan pembeli tidak akan kembali lagi.

Selain itu, pelayanan yang lambat juga menjadi faktor seorang pembeli tidak akan datang lagi. Hal ini perlu diperhatikan oleh para online seller. Misalnya, berapa waktu yang dibutuhkan untuk menjawab pertanyaan pelanggan lewat BBM atau sms.

Lalu, seorang penjual juga harus mempertimbangkan jasa kurir yang akan digunakan untuk pengiriman barang. Telat satu atau dua hari bisa membuat pembeli berpikir ulang; apakah ia akan membeli produk lagi di toko Anda atau tidak.

Tim

Keprofesionalan tim Anda dalam menjalankan bisnis online akan membuat toko online Anda semakin dipercaya. Hal ini kemudian membuat pembeli tertarik untuk melakukan pembelian di kemudian hari.

Selain tiga hal tersebut, penjual online bisa membuat program layanan menarik bagi pembeli seperti berikut ini.

Diskon bagi Member

Salah satu trik untuk membuat seseorang betah berbelanja di toko online adalah dengan penawaran diskon. Anda bisa membuat program diskon bagi pembeli yang sudah pernah melakukan transaksi sebelumnya. Misalnya, orang yang telah membeli tiga pasang sepatu di toko online Anda bisa mendapatkan diskon 30% pada pembelian keempat.

Special Offer

Penawaran spesial juga bisa jadi solusi untuk mendatangkan pelanggan yang loyal. Misalnya, seorang seller kamera memberikan satu pack roll film hitam putih bagi pembeli yang sudah pernah pernah membeli di toko online-nya serta sudah mendaftarkan diri menjadi member di situs bisnis online tersebut.



Komentar Anda


Tips Agar Tak Keliru Memilih Klien




Tips Agar Tak Keliru Memilih Klien
Tips Agar Tak Keliru Memilih Klien - Setelah sekian lama menunggu, akhirnya telepon berdering dan resepsionis merespon dengan semangat. Ia kemudian mengajak Anda berkonferensi di telepon. Klien baru tengah menanti Anda.

Sepenggal gambaran di atas adalah momen gembira bagi banyak firma PR yang akan mendapatkan calon klien. Persaingan firma PR sangatlah ketat dan datangnya calon klien merupakan sebuah harapan.

Ketika Anda dan tim memenangkan sebuah kontrak, ketegangan dan pertanyaan mulai menghantui: Apakah klien ini tepat untuk dimasukkan ke dalam portofolio firma? Apakah klien ini hanya akan menurunkan omzet dan mengurangi produktivitas? Apakah ia klien yang tepat?

Jangan sampai hanya karena persaingan, Anda dan tim terpaksa mendapatkan klien yang salah.

Berikut tips mencegah memilih klien yang salah

Memahami tujuan

Pahami tujuan klien Anda. Tanyakan pada klien apa yang ingin dicapai oleh perusahaannya.

Misalnya, ia mengatakan ingin membangun bisnis dan menjualnya atau ia ingin pertumbuhan sebesar 50% dalam kurun waktu kurang dari setahun atau ia ingin membawa perusahaannya go public.

Pahami dan cernalah dengan baik, apakah tujuan klien tersebut realistis? Apakah firma Anda mampu menanganinya mencapai tujuan? Apakah klien memiliki cukup budget untuk prosesnya? Apakah klien ahli dalam industri yang ia geluti?

Buat ekspektasi

Terkadang, kita mengatakan kepada calon klien bahwa kita bisa melakukan hal lebih dari yang sebenarnya kita mampu untuk jumlah jam yang dialokasikan untuk proyek tersebut.

Misalnya, jika calon klien mengharapkan ada penempatan di lima media nasional dalam bulan pertama, sedangkan ia tidak memiliki sesuatu yang substansial untuk membuat media tertarik, maka mungkin klien ini bukanlah klien yang tepat.

Praktisi PR harus menetapkan ekspektasi yang realistis untuk Return Of Investment yang diharapkan. Jika calon klien tidak senang dengan apa yang Anda tawarkan, mungkin klien potensial tersebut tidak tepat untuk menjadi klien bagi firma Anda.

Penghargaan dan komunikasi

Sangat penting untuk menetapkan standar penghargaan dan komunikasi antara klien dan tim Anda. Pastikan untuk mengamati isu dan isyarat yang muncul di awal hubungan.

Misalnya, jika calon klien ini sudah sangat menuntut di awal hubungan, bisa dibayangkan bagaimana ia menuntut di bulan-bulan selanjutnya. Atau misalnya calon klien tidak bisa bekerja sama dengan baik padahal Anda dan tim dikejar deadline dengan seorang reporter.

Kemudahan berkomunikasi dan penghargaan satu sama lain adalah dua faktor penting ketika ingin membangun dasar yang kuat dalam sebuah hubungan.

Transparansi

Bersikaplah transparan kepada klien sejak awal hubungan. Misalnya, katakan dengan jujur berapa waktu dan usaha yang dibutuhkan untuk sebuah proyek dari awal. Jangan sampai karena tidak transparan, firma justru mengalami kerugian di awal tahun yang merupakan tahap penting.

Memilih klien yang salah hanya merugikan kedua belah pihak. Dengan mempraktikkan 4 poin di atas akan memperbesar peluang firma Anda berhubungan dengan klien yang loyal dan menghargai keahlian Anda.



Komentar Anda


Pentingnya Strategi Marketing Untuk UKM




Pentingnya Strategi Marketing Untuk UKM
Pentingnya Strategi Marketing Untuk UKM - Banyak pelaku UKM datang kepada saya bertanya tentang strategi marketing apa yang paling efektif untuk meningkatkan kinerja bisnisnya. Sebagian besar dari mereka memiliki pemahaman bahwa marketing adalah jualan, padahal marketing belum tentu jualan.

Sebagian lainnya tidak melakukan strategi marketing, karena mereka beranggapan bahwa konsumen akan datang dengan sendiri tanpa kita harus melakukan strategi marketing. Nah, perlu diketahui bahwa strategi marketing bukan hanya tentang jualan dan berikut ini adalah beberapa alasan pentingnya strategi marketing untuk bisnis kita:

1. Marketing berfungsi untuk mengomunikasikan mengenai informasi produk kita ke konsumen, mulai dari kelebihan produk kita, fitur serta berbagai informasi detail tentang produk.

2. Marketing berperan untuk menghadapi persaingan bisnis. Strategi marketing seperti strategi harga, strategi produk serta promosi akan menjadi senjata ampuh untuk memenangkan persaingan

3. Marketing is a blood of company atau darah perusahaan, tanpa strategi marketing yang baik, strategi penjualan akan sulit mencapai hasil yang maksimal.

4. Salah satu tujuan penting strategi marketing yang sangat penting adalah untuk membangun merek kita. Secara sederhana, konsumen akan lebih memilih merek produk yang sudah diketahui/dipercaya sebelumnya

5. Strategi marketing sangat dibutuhkan sebagai strategi untuk membangun hubungan dengan konsumen, tidak hanya itu saja pebisnis bisa menerapkan strategi customer retention sehingga konsumen menjadi loyal dan tidak lari ke pesaing

6. Marketing berperan penting untuk mengetahui apa keinginan konsumen. Salah satu ilmu dalam marketing yaitu riset pemasaran berperan untuk mengetahui apa keinginan konsumen serta perilaku konsumen, sehingga pebisnis bisa mengetahui apa keinginan pasar.

7. Strategi marketing berperan untuk menjaga pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Bisnis dalam jangka panjang akan sangat ditentukan oleh kekuatan merek, kualitas produk, serta komunikasi pemasaran yang berkelanjutan.



Komentar Anda


5 Cara Sederhana Meningkatkan Omzet Bisnis




5 Cara Sederhana Meningkatkan Omzet Bisnis - Dari beberapa observasi serta analisa strategi yang saya berikan ke teman-teman UKM, berikut ini beberapa cara yang bisa dilakukan pemilik bisnis/pelaku UKM untuk meningkatkan omzet bisnis:

1. Target market potensial

Untuk meningkatkan omzet bisnis, salah satu cara penting yang perlu dilakukan adalah menentukan target market atau target konsumen yang paling berpotensi untuk meningkatkan omzet. Misalnya kalangan menengah ke atas (karena produk kita premium) atau kalangan anak-anak sekolah/mahasiswa karena produk kita memang fokus untuk melayani kebutuhan siswa/mahasiswa.

2. Rencanakan promosi

Cara selanjutnya untuk meningkatkan omzet bisnis adalah melakukan perencanaan promosi. Banyak UKM tidak melakukan perencanaan terlebih dulu ketika akan melakukan promosi bisnisnya. Merencanakan bisnis bisa dilakukan secara sederhana, misalnya tetapkan periode waktu promosi, tetapkan list strategi promosi, serta target yang ingin dicapai.

3. Membuat paket produk

Ada cara untuk membuat konsumen melakukan pembelian produk kita dalam jumlah besar. Langkah sederhana ini adalah dengan membuat paket-paket produk. Paket produk ini bertujuan agar konsumen membeli produk kita lebih dari satu produk, misalnya saja paket bundling, paket hemat, paket premium ataupun paket-paket saat periode tertentu (hari besar, hari istimewa, dan sebagainya).

4. Insentif untuk konsumen

Langkah lainnya yang cukup ampuh untuk meningkatkan omzet adalah dengan memberikan insentif ke konsumen jika konsumen tersebut melakukan pembelian berulang atau pembelian dalam jumlah tertentu. Pada dasarnya konsumen senang jika diberi insentif sehingga akan memotivasi untuk melakukan pembelian lebih. Insentif bisa berupa potongan harga, gimmick hadiah, tambahan bonus, dan lain-lain.

5. Varian produk

Strategi selanjutnya adalah dengan melakukan pengembangan produk (product development). Pengembangan produk ini bisa kita lakukan dengan cara membuat varian produk/jasa yang lebih variatif. Hal yang penting dari strategi ini adalah kita peka terhadap kebutuhan konsumen. Varian produk ini bisa dalam hal ukuran yang berbeda, fitur yang berbeda, jenis produk, tipe, serta variasi lainnya.



Komentar Anda


Enam Aturan Media Sosial untuk Content Marketing




Enam Aturan Media Sosial untuk Content Marketing - Content marketing telah terbukti sebagai salah satu cara terbaik untuk menarik, memperoleh, dan melibatkan audience. Untuk itu, penting rasanya untuk mengetahui bagaimana cara melakukannya dengan benar.

Jamak diketahui bahwa sekarang ini situs media sosial merupakan salah satu cara terbaik untuk menjangkau dan menarik minat audience dari ruang publik.

Nah, mengingat pentingnya peran media sosial bagi content marketing, maka kita harus tahu cara yang benar untuk menerbitkan konten kita di situs media sosial.

Tips sederhana ini akan membantu Anda meningkatkan keterlibatan pelanggan dan lalu lintas web:

Konten memiliki tujuan

Sebelum mem-posting konten, Anda harus memiliki tujuan yang jelas. Hal ini dimaksudkan agar Anda tahu apa yang ingin dicapai dari posting tersebut. Misalnya, Anda ingin mencari lead, memelihara prospek masa depan, menghibur orang, atau Anda hanya ingin meningkatkan peringkat Google.

Dengan menentukan apa hasil yang ingin dicapai akan membantu Anda mengadaptasikan tulisan untuk memenuhi keinginan Anda tersebut serta menulis konten terbaik.

Publikasi di mana-mana

Sangat penting untuk mem-posting konten Anda di tempat-tempat utama di mana target audience Anda berada. Anda bisa menemukan itu dari survei.

Posting konten di mana saja yang Anda bisa. Dengan begitu, selain dapat meningkatkan lalu lintas menuju website Anda, juga bisa menjangkau audience baru.

Buat multi media

Posting-an yang Anda ditulis mungkin memang luar biasa. Namun, dalam dunia sekarang ini ada begitu banyak teknologi yang tersedia yang tampaknya sayang untuk disia-siakan.

Mengapa Anda tidak memanfaatkannya untuk menghasilkan video, podcast, infographic, atau bahkan slideshow. Atau jika Anda ingin memasukkan kata-kata, mengapa tidak menggabungkan keduanya?

Mengubah masalah menjadi isi

Selalu ada masalah dalam setiap perusahaan. Namun, jika Anda telah berhasil mengatasinya mengapa tidak berbagi dengan pelanggan dan klien masa depan Anda.

Menulis hal-hal seperti studi kasus, atau bahkan menulis posting untuk menjawab pertanyaan yang sering diajukan akan menunjukkan bahwa Anda peduli terhadap pelanggan, bekerja keras untuk menyelesaikan masalah, dan tidak takut mengakui kesalahan.

Itulah beberapa aturan media sosial untuk content marketing. Apakah ada hal lain yang Anda pikirkan? Beritahu kami dalam kolom komentar.



Komentar Anda


Tips Jitu Mempromosikan Website Anda Dengan Mudah




Tiip Jitu Mempromosikan Website Anda Dengan Mudah
Tiip Jitu Mempromosikan Website Anda Dengan Mudah - Apakah kartu nama Anda sudah mencantumkan nama website Anda? Jika belum sebaiknya buat kartu nama baru yang di dalamnya tercantum nama website perusahaan dan alamat email Anda. Ini bukan masalah gengsi, tapi ini merupakan model pemasaran yang efektif untuk website Anda. Saran seperti itu tampaknya yang ingin disampaikan oleh  Al Lautenslager, “Guerrilla Marketing” coach di Entrepreneur.com baru-baru ini.

Menurut Al, saat ini tak relevan lagi –kalau tak bisa disebutkan kuno– jika mengajukan pertanyaan, “Apakah Anda punya website?” Maklumlah memiliki website bukanlah cara sulit dan mahal dilakukan. Problemnya adalah, bagaimana cara memasarkan website Anda? Tanpa orang tahun website Anda mana mungkin mereka akan mengunjungi website Anda.

Al menyebutkan, melakukan promosi untuk web tak selalu harus mahal dan sulit asal tahu bagaimana cara-caranya. Al membagi caranya ke dalam dua kategori promosi: Offline dan Online marketing.

Offline Marketing

Banyak pemilik website melupakan cara berpromosi offline. Seharusnya Anda melakukannya. Berikut ini caranya:


  1. Semua materi marketing communication Anda seharusnya mencantumkan alamat website Anda dan mengundang siapa saja untuk mengunjunginya. Yang termasuk ke dalam kategori ini adalah business cards, kepala surat (kop surat), amplop, brosur, flyers, folder dan newsletter.
  2. Cetak alamat website Anda dengan huruf tebal pada bagian depan kartu pos direct mail Anda. Seringkali meski dengan huruf besar alamat website tidak terlihat karena orang cenderung langsung membalikkan kartu pos itu untuk segera membaca infomasi di baliknya.
  3. Buatlah press release setiap kali ada hal baru atau sesuatu yang berharga di website Anda. Mungkin Anda hanya menawarkan laporan keuangan atau profil perusahaan Anda, atau kursus online gratis, atau hal lain yang unik yang kira-kira media tertarik untuk mengutipnya.
  4. Bisa juga Anda membuat mesin penjawab telepon otomatis yang isinya menyarankan agar si penelepon mencoba membuka website Anda untuk menemukan informasi perusahaan Anda lebih lanjut. Hal ini bisa juga dilakukan oleh resepsionis yang menerima telepon atau menerima tamu langsung di kantor Anda. Tapi pastikan mereka (resepsionis) itu tahu informasi apa saja yang ada di website perusahaan Anda yang relevan dengan kebutuhan si penelepon atau tamu Anda.
  5. Jika Anda mendapat kesempatan untuk diwawancarai media (koran, radio, dan sebagainya), jangan lupa untuk menyinggung alamat website Anda dan informasi di dalamnya. Misalnya, “Di website kami, yang alamatnya www.market-for-profit.com, kami menawarkan artikel dan produk yang bisa meningkatkan penjualan Anda.” Jangan hanya menyebutkan, “Di website kami, kami…,” tanpa menyebtkan alamat URL-nya (www.bla-bla-bla.com).
  6. Benda iklan khusus seperti gantungan kunci, mug, mouse pad, bolpen atau pencil, dan produk aparel merupakan alat yang efektif untuk mendistribusikan alamat website Anda.
  7. Anda juga bisa menggunakan cara lain seperti fax cover sheets, kendaraan, billboard, bingkai foto, iklan di Yellow Page, T-shirt, bola golf dan lain sebagainya sebagai sarana mempromosikan alamat website Anda.

Online Marketing

Online marketing juga bisa dilakukan sebagai komplementer dari bentuk promosi offline. Caranya:


  1. Jangan lupa mencantumkan alamat website di halaman website Anda sebagai pengingat bagi orang yang sedang membuka website Anda.
  2. Sertakan alamat website Anda kala mengakhiri tulisan untuk news group, grup diskusi, atau forum posting berita/informasi.
  3. Mintalah marketing partners, konsultan, rekan bisnis dan sebagainya mencantumkan alamat website kita di website mereka.
  4. Gunakan online press releases dan artikel yang Anda tulis seperti untuk keperluan promosi offline di atas.
  5. Manfaatkan fasilitas pay-per-click marketing, banner advertising, direktori online, dan E-mail signatures untuk mempromosikan website Anda secara online.
  6. Apa yang dijelaskan di atas belum seluruhnya mencantumkan cara memasarkan website. Masih ada sejumlah cara yang mungkin belum banyak diketahui secara umum. Kalau bisa ciptakan cara pemasaran yang khas Anda. Kadang-kadang cara yang gila, ekstrim dan unik melahirkan cara baru memasarkannya. Karena itu tingkatkan kreatifitas Anda.

(sumber: DEN/www.majalahduit.co.id)



Komentar Anda


Meraih kepercayaan pelanggan




Meraih kepercayaan pelanggan - Jika ada satu hal yang paling dibutuhkan dalam dunia bisnis, maka itu adalah ‘kepemimpinan’. Semua orang mungkin pernah dihimbau untuk memiliki jiwa kepemimpinan. Bahkan bukan tidak mungkin semua orang bercita-cita jadi pemimpin. Problemnya adalah ; pelanggan banyak yang tidak percaya pada para pemimpin perusahaan.

Survei Edelman Barometer of Trust menyebutkan, kurang dari seperlima masyarakat umum yang mempercayai bahwa ketika seorang pemimpin bisnis mengatakan sesuatu atau membuat sebuah keputusan, maka ucapannya atau keputusannya tersebut dapat untuk dipercaya.

Namun, persentase itu hampir sama dengan orang yang tidak percaya pemimpin pemerintahan. Hal ini menyangkut kredibilitas, peringkat pemimpin bisnis hampir sama dengan anggota kongres.

Edelmen menyebutkan berkurangnya tingkat kepercayaan ini terkait dengan skandal korporasi dan investasi yang seperti tak henti-henti muncul di setiap era kepemimpinan. Apapun masalahnya, kurangnya kepercayaan memiliki efek mendalam pada bagaimana Anda menjual produk dan jasa.

Banyak perusahaan yang masih mencoba untuk menggunakan CEO mereka atau eksekutif papan atas (termasuk CEO) dalam kampanye iklan sebagai tameng dalam situasi penjualan. Jika penelitian Edelman ini benar, maka strategi tersebut tidak lagi efektif dan benar-benar dapat membuat menjual lebih sulit.

Pelanggan cenderung percaya pada dua kelompok orang yang berbeda yaitu para ahli dan analis di satu sisi,  kolega dan mitra di sisi lain.

Meraih kepercayaan pelanggan itu memang tidak mudah. Anda harus membangunnya dengan telaten. Merangkul pelanggan, mendengarkan nasehat pakar dan analis, peka terhadap situasi, adalah beberapa hal-hal krusial yang harus Anda perhatikan. Ingat,”Kota Roma tidak dibangun dalam semalam”.



Komentar Anda


Hal Paling Penting dari Semua Keterampilan Penjualan




salesmanHal Paling Penting dari Semua Keterampilan Penjualan - Berikut adalah proses untuk mengasah kemampuan Anda agar berhasil menjual sesuatu kepada siapapun.

Tidak peduli seberapa baik produk Anda. Tidak peduli seberapa pintar teknik pemasaran Anda. Tidak peduli bagaimana kepribadian dan pengetahuan Anda. Jika Anda tidak dapat menutup transaksi, perusahaan Anda hanya membuang-buang waktu dan energi saja.

Cara terbaik untuk mempelajari keterampilan penjualan penting ini adalah memahami bagaimana tenaga penjual menutup transaksi terbaik, menurut Linda Richardson, founder of the huge firm Richardson. Berikut lima langkah yang bisa diikuti oleh siapapun:

Mulailah dengan “berpikir seperti para penjual yang berhasil menutup transaksi”

Menurut Richarson, proses penutupan terbaik dari dunia penjualan terbagi atas tiga karakteristik:

Mereka cepat. Ketika  closers atau penutup transaksi merasa proses penjualan sulit, mereka segera menghentikannya. Atau, jika mereka merasa waktunya sudah tepat mereka akan menutup kesepakatan saat itu juga.
Mereka gigih. Ketika penutup transaksi tahu bahwa mereka punya sesuatu untuk pelanggan, mereka akan tetap bekerja dengan pelanggan itu sampai pelanggan melihat kebutuhan itu.
Mereka fokus. Penutup transaksi terus menerus meningkatkan keterampilan dialog dan tanya jawab juga mental mereka untuk membangun kepercayaan dalam kemampuan mereka.
Jika Anda ingin menjadi seorang penjual yang berhasil, jangan pernah melewatkan kesempatan untuk mengembangkan karakteristik pribadi dalam diri Anda.

Tetapkan tujuan untuk setiap pertemuan.

Penjual yang sukses mendekati setiap pertemuan dengan tujuan yang spesifik, dan terukur. contoh:
  • Hari ini, saya akan mendapatkan daftar kunci pengambil keputusan.
  • Hari ini, saya akan mendapatkan salinan proposal pesaing.
  • Hari ini, saya akan mendapat deskripsi kerja masalah pelanggan.
  • Hari ini, saya akan mendapatkan akses pertama dari kontak pelanggan bos saya
  • Hari ini, saya akan meminta bisnis kepada pelanggan

Penjual yang sukses tidak pernah memiliki tujuan yang sama. Seperti ‘lebih dekat dengan pelanggan’ atau ‘belajar tentang kebutuhan pelanggan.’ Dalam bisnis, ketidakjelasan adalah musuh kesuksesan.

Tujuan-tujuan tertentu dapat membantu memvisualisasikan proses penjualan sebagai rangkaian yang mengarah pada penutupan akhir.

Memeriksa  apakah pelanggan siap

Penjual yang sukses melihat umpan balik dari calon pelanggan untuk menentukan waktu yang tepat menutup transaksi. Hal ini memungkinkan mereka menutup untuk membuat perpanjangan alami dari percakapan.

Pada titik nyaman selama pertemuan dengan pelanggan, para penjual yang baik mengajukan pertanyaan yang mengungkapkan pikiran pelanggan terhadap kemajuan pelanggan. Contohnya:


  • Bagaimana itu akan bekerja?
  • Apa pendapat Anda tentang …?

Pertanyaan-pertanyaan tersebut seperti membantu melihat ‘lampu hijau’ yang akan membuat mereka lebih dekat dan meminta apa yang harus dilakukan berikutnya.

Pertanyaan-pertanyaan di atas merupakan pertanyaan terbuka. Mengajukan pertanyaan dengan jawaban ya/tidak seperti ‘Apakah itu masuk akal bagi Anda?’ atau ‘Apakah Anda setuju?’ Itu hanya membuat pelanggan mengangguk, tanpa memberikan informasi yang berguna.

Tutup dengan keyakinan

Jika Anda mengikuti tiga aturan sebelumnya, ada kesempatan baik bagi Anda dan pelanggan akan mengatakan sesuatu seperti  “jadi, kapan kita mulai?”

Jika hal ini tidak terjadi, Anda bisa melakukan hal berikut:

  • Meringkas. Membuat ringkasan yang kuat untuk menegaskan manfaat dari penawaran Anda dan kesesuaian untuk prospek.
  • Membuat pemeriksaan terakhir. Contoh: “Saya pikir kami sudah cukup banyak menyimpulkan bahwa solusi kami akan memecahkan masalah Anda dan menyimpan uang Anda, apakah memenuhi tujuan Anda?”
  • Mintalah bisnis. Jika pemeriksaan terakhir memberikan ‘lampu hijau’ langsung dan meminta bisnis – pecaya diri dan jelas. Contoh: Apakah Anda memberikan kami ‘lampu hijau?’

Itulah lima hal paling penting dari semua keterampilan penjualan. Apakah Anda memiliki keterampilan penjualan yang lain? Beritahu kami dalam kolom komentar.



Komentar Anda


Tips Menawarkan Prodak ke Konsumen Untuk Pemula




tips marketing
Tips Menawarkan Prodak ke Konsumen Untuk Pemula - Memang untuk memulai suatu bisnis apapun pasti menemui sebuah kendala. Kendala-kendala itu, biasanya  yang sering dijumpai oleh para pemula di dunia bisnis,  seperti berupa persediaan stok barang yang belum mencukupi maupun tentang harga jual yang ideal. Tapi, kebanyakan para pemula ini akan bingung bagaimana mendapatkan pelanggan perdananya. Baca (Tips Menjadi Marketing yang Baik dan Handal)

Mungkin Anda pernah melihat bagaimana seorang penjual buah atau apapun jualannya,  jika ada pelanggan pertama pasti bagi penjual itu sangat senang. Saking senangnya uangnya itu sampai ditempelkan ke produk mereka. Walaupun tidak berpengaruh apa-apa, tapi itu menandakan suatu awal yang baik dari penjualan.

Maka dalam artikel ini kami sajikan bagaimana membantu para pemula bagaimana cara mendapatkan pelanggan perdana dalam menjual suatu produk.


1. Harus bisa membedakan konsumen sesuai karakter mereka

Para pelaku usaha harus bisa membedakan konsumen sesuai dengan karakter para pelanggan. Contohnya membagi konsumen berdasarkan usia mereka, baik itu anak-anak, remaja maupun orang tua. Setelah itu bisa membedakan dengan jenis kelamin mereka lalu profesi pelanggan yang digeluti.

Maka dengan membedakan itu semua Anda bisa merencanakan strategi pemasaran yang efektif agar bidikan ke konsumen terfokuskan. Sehingga program bagi pelaku usaha bisa sesuai dengan keinginan pelanggan.


2. Selalu jalin silatuhrahim untuk memperluas pangsa pasar

Menjalin silatuhrahim adalah salah satu cara jitu untuk mendapatkan pelanggan perdana. Apalagi jika Anda seorang yang bisa dipercaya, maka tak bisa dipungkiri pastinya pelanggan itu akan selalu berdatang untuk melihat produk yang Anda tawarkan.

Dengan menjalin silatuhrahim  yang baik kepada para pelanggan adalah salahsatu strategi untuk  membangun networking. Strategi ini adalah salah satu agar bisnis Anda meraih kesuksesan.


3. Harus bisa membidik konsumen potensial di sekitar Anda

Cara jitu yang ketiga adalah harus bisa membidik pelanggan potensial di sekitar kita. Bagaimana caranya? Jika Anda punya produk unggulan coba pertama Anda tawarkan kepada keluarga terdekat, teman-teman yang akrab baik itu teman kampus maupun teman kerja, coba Anda presentasikan kepada mereka dengan yakin bahwa produk yang Anda perkenalkan adalah produk terbaik.


4. Selalu menjaring konsumen baru dari pelanggan setia

Setelah mendapat pelanggan dengan hasil kerja sendiri, bagaimana mendapatkan pelanggan perdana dari pelanggan setia. Memang jika usaha Anda berhasil dengan produk yang sangat disukai oleh banyak orang, tidak menutup kemungjkinan para pelanggan setia tersebut melakukan strategi word of mouth (dari mulut ke mulut).

Bisa dicontohkan bagaimana para pelanggan setia ini merekomendasikan produk Anda kepada saudara atau teman dekat yang mereka miliki. Sehingga produk yang ditawarkan menjadi disukai dan laku.

Maka peran pelanggan setia sangat penting sekali untuk memajukan bisnis Anda dan sudah sewajarlah bagi Anda untuk memberikan perhatian khusus bagi pelanggan setia seperti menawarkan bonus yang cukup menarik sehingga mereka semakin loyal kepada Anda.

Baca juga :
Cara Memasarkan Prodak Dengan SMS
Dapatkan Pelanggan Dengan Mudah
Marketing Yang Baik Siap Menerima Komplain



Tags : Cara Menawarkan, Prodak, Tips Marketing, Cara Presentase yang Baik, Cara Menawarkan Prodak ke Calon Pelanggan, Pemasaran, Promosi.



Komentar Anda


Tips Menjadi Marketing yang Baik dan Handal




Tips Menjadi Marketing yang Baik dan Handal - Marketing, mungkin ketika Anda membaca ataupun mendengar kata ini langsung terbayang dipikiran bahwa Marketing itu adalah salesman dan saleswoman, yang sering Anda lihat dimana pun yang menawarkan produk barang maupun pun jasa dari berbagai macam perusahaan. Marketing adalah ujung tombak yang menjadikan suatu perusahaan akan meraih kesuksesan atau kemunduran. Marketing mempunyai tugas utama, yaitu menjual produk atau jasa dari suatu perusahaan yang mempunyai target pasar sesuai dengan yang telah ditentukan oleh perusahaan tersebut.

Banyak yang mengatakan bahwa apabila Anda pernah kerja sebagai Marketing disuatu perusahaan, maka Anda akan memiliki lebih besar jiwa semangat juang dalam menghadapi kerasnya kehidupan didunia ini. Marketing saat ini sesungguhnya sudah mulai gencar didunia online, oleh karena itu disebut sebagai Marketing Online. Akan tetapi, prinsip dasarnya pun sama yaitu menjual produk atau jasa dari suatu perusahaan dengan target yang telah ditentukan. Berikut beberapa tips untuk menjadi seorang Marketing handal:

Kenali market Anda. Pada segmen apa Anda ingin memasarkan produk atau jasa tersebut, dan siapa saja yang menjadi sasaran jual Anda. Pastikan Anda menjual produk atau jasa pada orang yang tepat.

Have a good appearance. Anda tidak pernah tahu dimana dan kapan Anda akan bertemu dengan calon client Anda. Kesan pertama akan terlihat dari penampilan Anda. Berikanlah kesan baik dan meyakinkan ketika target melihat Anda, karena dengan penampilan Anda yang nampak rapih dan meyakinkan maka target Anda akan menilai bahwa produk atau jasa yang ditawarkan memiliki kualitas yang baik.

Perluaslah koneksi atau kenalan Anda. Kembangkan sayap Anda, jangan hanya terbatas lingkup kecil saja. Perluas wawasan Anda untuk memasuki dunia yang belum pernah Anda tahu. Semakin banyak koneksi dan wawasan yang Anda miliki maka semakin besar kesempatan Anda untuk mendapatkan client baru.

Kuasai produk atau jasa yang ditawarkan (product knowledge). Bagaimana mungkin Anda menawarkan produk atau jasa yang ditawarkan kepada calon client tapi Anda belum menguasai secara penuh mengenai keunggulan, kekurangan, harga, kualitas, target konsumen atau client, dan hal lainnya.

Keluar dari comfort zone. Jangan pernah merasa bahwa yang Anda raih saat ini sudah cukup memuaskan. Anda bekerja dengan target, jika Anda bisa untuk mendapatkan yang lebih maka tidak ada alasan bagi Anda untuk berhenti. Beranikan diri Anda untuk melangkah keluar dari zona nyaman untuk mendapatkan tantangan baru, misalnya mendapatkan client dari kalangan yang pernah Anda masuki sebelumnya. Hal ini akan menuntut Anda untuk memiliki kemampuan kecepatan beradaptasi.

Ciptakan antusiasme dalam diri Anda. Menciptakan antusiasme dibutuhkan usaha dan kerja keras, intensionalitas, dan tindakan. Antusiasme adalah tindakan atau aksi bukan hanya sebuah cita-cita. Maka berusahalah untuk mewujudkan apa yang sudah Anda cita-citakan.

Catat testimonial. Client Anda merasa puas dengan produk atau jasa yang Anda jual, catat testimoni dari mereka. Sebuah testimoni sangat berarti sebagai bukti keunggulan produk Anda. Mereka mungkin akan mengatakan hal-hal yang tidak pernah terpikirkan oleh Anda.

Bergulat dengan kenyataan. Dunia Marketing adalah dunia yang penuh dengan persaingan dalam hal apa pun, oleh karena itu Anda harus memiliki mental yang sangat kuat. Penawaran yang Anda ajukan tidak selalu dapat diterima oleh client. Penolakan merupakan hal yang sudah wajar dalam dunia Marketing, maka dibutuhkan kesabaran dan ketahanan mental yang ekstra. Tetap konsisten dalam Pekerjaan dan pantang menyerah adalah kunci kesuksesan Anda.

Tags : Marketing, Sales, Salesman, Saleswomen, Telemarketing, Cara Marketing, Trik Marketing, Service Marketing, Layanan Marketing, Cara Menjadi Marketing, Marketing Pemula.



Komentar Anda


Tips Popular

 
 
Copyright ©: 2013 SMSCaster Indonesia All Reserved
Theme Design by : Adhen Satriani